Dulu, penyemprotan pohon buah-buahan memerlukan penyemprotan pestisida secara manual di bagian belakang alat penyemprot self-propelled saat cuaca panas, namun kini, terdapat berbagai alat penyemprot self-propelled di lahan pertanian pohon buah-buahan untuk menggantikan pekerjaan penyemprotan manual yang membosankan. Peralatan ini tidak hanya meningkatkan efisiensi penyemprotan, tetapi juga menghindari sengatan panas yang disebabkan oleh suhu tinggi dalam proses penyemprotan manual. Ini juga dapat mengatasi masalah serangga umum pada pohon buah-buahan. Pengoperasian penyemprot self-propelled Pabrik Mesin Taman Heilongjiang relatif sederhana dan praktis, namun tindakan pencegahan ini tidak boleh sembarangan saat digunakan.
1. Pertama-tama kita harus memahami jenis penyemprot self-propelled
Ada yang bergerak sendiri, digantung, ditarik, digantung dan ditarik, semuanya membutuhkan traktor sebagai tenaga bantu. Yang pertama ekonomis dan praktis serta memiliki mobilitas yang kuat, sedangkan yang kedua memiliki kemampuan memanjat yang baik. Cocok juga untuk kebun yang ditanami rapat atau kebun yang miring.
2. Pahami struktur alat penyemprot self-propelled
Penyemprot self-propelled terutama dibagi menjadi dua bagian: penyemprot self-propelled bertenaga. Bagian penyemprotan terdiri dari tangki penyimpanan cairan, kipas angin, pompa pendorong atau pompa diafragma, katup distribusi pengatur tekanan, filter, katup hisap, poros penggerak dan alat penyemprot. Terdapat beberapa nosel di kedua sisi nosel, disusun dalam bentuk kipas, dengan rentang semprotan yang dapat disesuaikan.
Apakah penyemprot kebun self-propelled perlu dibersihkan lagi? Kita semua tahu bahwa tujuan utama setiap orang membeli alat penyemprot kebun self-propelled adalah untuk menyemprotkan pestisida di kebun untuk mencegah hama, namun pestisida yang dibutuhkan untuk setiap pengendalian hama berbeda-beda. Bisakah dicampur? Ini menjadi sebuah masalah. Faktanya, petani buah yang berpengalaman mengetahui bahwa alat penyemprot kebun self-propelled harus dibersihkan setelah penyemprotan, karena jika lupa membersihkan ember dengan herbisida, misalnya menyemprotkan pestisida ke tanaman lain, maka akan mudah menyebabkan kerusakan akibat pestisida. Lantas, bagaimana cara membersihkan alat penyemprot kebun swadaya yang dulunya merupakan "herbisida"?
Pertama-tama alat penyemprot kebun self-propelled yang sudah disemprot herbisida (glifosat) bisa dibersihkan dengan air lumpur terlebih dahulu, kemudian dibilas dengan air untuk menghilangkan lumpurnya, bisa digunakan, namun perlu kita ketahui juga bahwa herbisida itu berbeda, Anda perlu menggunakannya Metode pembersihan yang berbeda. Saat ini herbisida yang beredar di pasaran biasanya ada tiga yaitu air, suspensi dan emulsi, sehingga anda harus menentukan cara membersihkannya yang benar sesuai dengan jenis yang anda gunakan, namun prinsipnya hampir sama, cukup gunakan air bersih atau tambahkan sedikit deterjen, kocok ke atas dan ke bawah untuk menghilangkan sisa-sisa pestisida pada penyemprot kebun self-propelled.
Tentu saja, sebagian besar pestisida bersifat asam. Kita dapat menggunakan prinsip netralisasi asam basa dan menambahkan beberapa bahan basa, yang juga memiliki efek yang baik. Misalnya, tambahkan sedikit alkali yang dapat dimakan, yang sering kita sebut soda kue. Namun jika menggunakan herbisida khusus, disarankan untuk mencuci dengan deterjen: sebenarnya mencuci dengan air dapat menghilangkan residu, namun untuk herbisida seperti paraquat (saat ini dilarang) atau glifosat, kita juga dapat menggunakan pembersih. Saat menyiapkan larutan glifosat, air lunak atau air yang sangat bersih harus digunakan untuk memastikan efektivitas herbisida. Oleh karena itu, alat penyemprot kebun swadaya yang menggunakan glifosat dapat membersihkan sisa glifosat dengan air berlumpur yang keruh.
Namun perlu kita ketahui juga bahwa semua herbisida harus mencapai konsentrasi tertentu agar efektif. Tidak sedikit mengandung bahan yang dapat menyebabkan fitotoksisitas. Namun harus dibersihkan setelah digunakan. Jika ini adalah penyemprot kebun yang dapat digerakkan sendiri, maka metodenya mirip dengan yang di atas. Ember obat bagian atas lebih besar. Anda bisa memompa air bersih dengan selang, lalu menggunakan kain pel atau benda lain yang bisa dimasukkan ke dalamnya untuk membersihkan dan mencucinya beberapa kali. Selain itu, ada cara yang lebih merepotkan, yaitu dengan membongkar seluruh bagian alat penyemprot kebun self-propelled, memasukkannya ke dalam alat penyemprot kebun self-propelled yang sudah terpasang herbisida, dan menutup semua lubang alat penyemprot kebun self-propelled. , Lalu tambahkan sekitar 50 derajat air alkali, cuci satu per satu, lalu bilas dengan air bersih. Meski merepotkan, efek pembersihannya sangat bagus.