Pemotong sikat dapat dibagi menjadi dua jenis: dipasang di samping dan dipasang di belakang. Kait pada sabuk sandaran pemotong sikat yang dipasang di samping digantung di sisi operator, dan mesin dioperasikan dengan memegang pegangan dengan kedua tangan. Poros engkol mesin pemotong sikat ini terletak pada garis lurus yang sama dengan poros penggerak, dan tenaga disalurkan ke peredam melalui kopling sentrifugal dan poros kaku untuk menggerakkan bagian-bagian kerja agar berputar untuk pengoperasian, sehingga disebut juga pemotong sikat poros keras. Kopling sentrifugal berperan sebagai transmisi tenaga dan perlindungan keselamatan.
Yang lainnya adalah pemotong sikat tipe belakang: mesin dan perangkat perlambatan sabuk dari pemotong sikat tipe belakang dipasang pada rangka dan dibawa dengan tali belakang. Tenaga mesin menggerakkan bagian-bagian kerja melalui kopling sentrifugal, peredam, poros lunak kawat baja dan rangka bantalan, sehingga disebut pemotong sikat poros lunak. Saat bekerja dengan pemotong sikat poros fleksibel, operator perlu memegang pegangan dengan tangannya dan memanipulasi bagian kerja. Sudut antara poros penggerak dan bilah alat berat dapat disesuaikan agar sesuai dengan operator dengan ketinggian berbeda dan bekerja pada kemiringan berbeda. Silinder mesin mesin ini umumnya terbalik, dan busi berada di bagian bawah perangkat. Saat start, konfigurasi ini kemungkinan besar akan menyebabkan elektroda busi menumpuk bensin (disebut "tenggelam"), dan mesin tidak dapat dihidupkan. Untuk menghilangkan kesalahan, selalu lepas busi dan tarik flywheel dengan tali starter untuk menghilangkan kelebihan bensin di dalam silinder. Pada saat ini bensin yang memercikkan busi dekat dengan tanah sebaiknya tidak diinjeksikan, karena pada saat ini jika busi dibumikan maka magnet flywheel akan bergerak-gerak. Percikan listrik dihasilkan, dan selama perbandingan pencampuran bensin dan udara mencapai nilai yang sesuai, maka akan menyala dan terbakar sehingga menyebabkan kecelakaan kebakaran.
Karena perbedaan struktur, kedua mesin memiliki karakteristik penggunaan yang berbeda. Pengguna harus memilih model yang sesuai sesuai dengan objek kerja dan kondisi penggunaan, dan menguasai esensi pengoperasiannya melalui penggunaan praktis. Perhatian harus diberikan saat menggunakan: dilarang keras berdiri di dekat bagian penggergajian saat mesin dihidupkan, dan mesin tidak diperbolehkan bekerja dengan kecepatan tinggi untuk waktu yang lama. Tindakan pencegahan kebakaran harus dilakukan ketika bekerja di sekitar depot minyak atau di daerah pegunungan yang mudah terbakar di kawasan hutan. Semua perhatian harus diberikan. Singkatnya, penggunaan pemotong sikat yang aman harus dilakukan dengan berbagai cara untuk mencapai hasil yang diinginkan.