Kebocoran, terperangkapnya oli, dan ketidakseimbangan tekanan hidrolik radial pada pompa roda gigi eksternal adalah tiga masalah utama yang mempengaruhi kinerja dan umur pompa roda gigi. Karakteristik struktural dari berbagai pompa roda gigi berbeda karena penerapan tindakan struktural yang berbeda untuk mengatasi ketiga masalah ini.
kebocoran. Ada tiga kemungkinan kebocoran pada pompa roda gigi eksternal: antara permukaan ujung roda gigi dan penutup ujung; antara gigi atas dan lubang bagian dalam roda gigi, dan permukaan gigi menyatu dari kedua roda gigi.
Diantaranya, dampak kebocoran terbesar adalah celah aksial antara permukaan ujung roda gigi dan penutup ujung. Kebocoran melalui celah aksial dapat mencapai 75%-80% dari total kebocoran karena jalur kebocorannya pendek dan luas kebocorannya besar. Jika jarak aksial terlalu besar dan kebocoran besar, efisiensi volumetrik akan berkurang; tetapi jika jarak bebas terlalu kecil, kehilangan gesekan mekanis antara permukaan ujung roda gigi dan penutup ujung akan meningkat, yang akan mengurangi efisiensi mekanis pompa. Oleh karena itu, jarak bebas aksial pompa harus dikontrol secara ketat saat merancang dan memproduksi.
Gear pump umumnya digunakan untuk mesin konstruksi dengan lingkungan kerja yang tidak bersih dan peralatan mesin umum dengan presisi rendah, serta sistem hidrolik dengan tekanan rendah dan aliran besar.
Keuntungan dari pompa roda gigi:
1) Strukturnya sederhana, kemampuan manufakturnya lebih baik, dan biayanya lebih rendah.
2) Dibandingkan dengan pompa jenis lain dengan laju aliran yang sama, pompa ini memiliki struktur kompak dan volume kecil.
3) Kinerja self-priming yang baik. Mesin ini dapat melakukan self-priming dengan andal terlepas dari kecepatan tinggi atau rendah atau bahkan dalam kondisi manual.
4) Rentang kecepatan besar. Karena bagian transmisi dan roda gigi pompa pada dasarnya seimbang, tidak ada gaya inersia besar yang dihasilkan pada kecepatan tinggi.
5) Kotoran pada oli tidak berdampak serius pada kerjanya, dan tidak mudah tergigit.