2. Ketika mesin bensin empat langkah berpendingin udara terus bekerja, suhu bak mesin tidak boleh melebihi 90 derajat. Jika terlalu panas, ia dapat terus bekerja setelah berhenti selama 15 hingga 20 menit. Pengisian bahan bakar harus dilakukan dalam keadaan dingin. Pendingin harus digunakan secara normal setelah dijalankan dengan kecepatan rendah selama 3 menit. Jangan menggunakan throttle maksimal dalam waktu lama saat tidak memotong rumput.
3. Jangan menjalankan mesin bensin dengan kecepatan berlebihan. Kecuali dalam situasi darurat, berhentilah dengan kecepatan rendah.
4. Oli harus benar, asli, dan bersih, serta bensin harus bersih dan segar.
5. Non-profesional tidak diperbolehkan menyetel karburator. Bila penyesuaian diperlukan, umumnya kencangkan sedikit jarum oli searah jarum jam, lalu putar berlawanan arah jarum jam selama 1,5 hingga 1,75 minggu.
6. Elemen filter udara harus sering diperiksa, dicuci dengan air sabun atau diganti secara teratur.
7. Setelah mesin bensin berjalan selama 100 hingga 300 jam, gunakan serpihan kayu atau serpihan bambu untuk menghilangkan endapan karbon sebanyak satu kali. Saat membersihkan, lepas kepala silinder untuk menghilangkan endapan karbon yang menempel pada silinder, kepala silinder, piston, katup, dll. Endapan karbon tidak boleh masuk ke lubang silinder dan dudukan katup.
8. Jagalah kebersihan mesin bensin khususnya sirip silinder.
9. Saat mengisi bahan bakar, memeriksa, memperbaiki, dan merawat, lepas tutup busi, jangan merokok, dan jauhkan dari nyala api terbuka.
10. Jangan beroperasi di dalam ruangan. Saat mesin bekerja, kecuali operator, personel yang tidak relevan berada lebih dari 15 meter dari mesin.
11. Periksa kekencangan baut-baut pada bagian kerja dan bagian lainnya sebelum dan sesudah penggunaan mesin.
12. Jika ada kopling, jangan menghidupkan mesin bensin sampai kopling terbuka, artinya mesin belum dipasang.
13. Bagian pelumasan lainnya pada mesin harus diisi secara teratur dengan minyak pelumas atau gemuk sesuai petunjuk.












